Salah Berlabuh
Ketika sang surya kembali ke peraduannya, suara
cericit burung sore terdengar begitu merdu, semerdu alunan cinta sang kholik.
Malam mulai beranjak, langit bertabur bintang menemani senyum sang bulan. Namun
disudut hati ini tidak sedang tersenyum seperti bulan malam ini. Pendirian
cinta yang membaja telah menggoreskan luka di relung hati ini. Bulir-bulir air
mata mulai menampakkkan dirinya. Itu semua karena cinta yang salah berlabuh..

0 komentar:
Posting Komentar